Tag Archives: grand seminar tafsir ilmi ayat sains

Grand Seminar ” Membongkar Rahasia Ayat-ayat Sains Al-Qur’an Abad 22″

Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna. Karena itu Dia menjadikan kita sebagai pemimpin dari segala ciptaan lainnya di dunia ini. Karena urgennya tugas manusia inilah maka, Dia menciptakan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia selama menjadi khalifah di muka bumi.

Dengan adanya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia ini maka segala hal yang berhubungan dengan kehidupan manusia sudah ada jawabannya di dalamnya. Ditambah lagi dengan keberadaan Hadits Nabi Muhammad sebagai prototype manusia yang menjadi panutan bagi seluruh umat manusia, maka sumber tuntunan hidup yang ada dalam Al-Qur’an terlengkapi dengan adanya berbagai keterangan dari Sang Nabi baik melalui pesan tersurat dan tersirati yang lakukan.

Namun dengan berkembangnya zaman yang semakin jauh dari masa Rasulullah ini, tidak sedikit manusia yang membuat tandingan-tandingan untuk pedoman hidupnya selain dari Al-Qur’an. Tandingan ini banyak macamnya dan salahsatunya adalah ilmu pengetahuan. Ya, tidak sedikit manusia yang hidup pada zaman modern ini menjadikan ilmu pengetahuan sebagai pedoman, tolak ukur bahkan standar hidup. Mereka menganggap siapa yang lebih menguasai ilmu pengetahuan adalah yang paling sukses. Dan hal ini juga berlaku pada sebagia besar umat muslim.

Maka tidak aneh, jika saat ini banyak yang berlomba-lomba untuk menjadi ahli sains dan terus tenggelam dengan perkembangan sains tersebut. Tidak jarang juga dari mereka yang semakin jauh dari Al-Qur’an, karena menganggap ada perbedaan antara sains yang mereka geluti dengan Al-Qur’an, yang mereka anggap hanya berisi dogma-dogma agama saja.

Di sisi lain masih banyak juga masyarakat awam yang menggunakan Al-Qur’an dengan tujuan yang kurang benar. Mereka banyak memakai ayat-ayat Al-Qur’an untuk melakukan ritual kehidupan sehari-hari yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah. Ini tentu sangat menyimpang dari tujuan awal diciptakannya Al-Qur’an oleh Allah sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia.

Meyakini Al-Qur’an sebagai pedoman hidup seluruh umat manusia berarti meyakini Al-Qur’an sebagai satu-satunya kitab suci yang akan tetap relevan dengan kehidupan manusia saat awal diciptakannya hingga hari kiamat nanti. Kita juga harus meyakini bahwa Al-Qur’an menjadi kitab suci tidak hanya berisi tentang hukum dan aturan dari Allah, tapi kita juga berisi keterangan-keterangan tentang sains yang terus berkembang hingga saat ini.

Keyakinan ini akan semakin mantap jika kita mengetahui sendiri keterangan-keterangan dalam Al-Qur’an yang telah diciptakan 15 abad yang lalu ternyata relevan dengan fenomena-fenomena sains yang ada pada saat ini bahkan nanti, yang kita sebagai ciptaanNya juga belum mengetahuinya.

Sebagai contoh fenomena alam yang baru saja ditemukan adalah adanya api di dalam lautan di Amerika Serikat. Adanya retakan di dasar laut yang mengeluarkan lava dengan panas yang mencapai 1000 derajat celcius, tidak bisa meluapkan air laut. Uniknya lagi, banyaknya air laut yang berada diatasnya juga tidak bisa memadamkan bara lava tersebut. Jadilah api tetap menyala di dasar laut, yang secara akal sulit bagi kita untuk menerimanya.

Fenomena-fenomena alam seperti ini akan terus berkembang sejalan dengan makin pesatnya ilmu pengetahuan manusia. Tapi sebenarnya apa yang telah terjadi ini telah tertulis dalam kitabNya jauh sebelum kita diciptakan.

Dengan mempelajari ayat-ayat sains Al-Qur’an kita yang hidup di zaman modern ini akan sadar, bahwa perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat ini ternyata sebelumnya sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Dengan mengetahuinya, maka tidak ada dualisme keyakinan dengan memisahkan antara apa yang menjadi penemuan manusia dengan apa yang tertulis dalam Al-Qur’an belasan abad sebelumnya. Kita akan sangat yakin bahwa apa yang telah dan akan terjadi di muka dunia ini adalah atas kehendak Allah.

Keyakinan seperti inilah yang akan mengakar kuat dalam hati jika kita bisa mempelajari apa yang terdapat dalam Al-Qur’an secara tersurat dan tersirat. Ayat-ayat tersurat bisa kita dapatkan dalam terjemahan dan tafsir Al-Qur’an. Sedangkan Ayat-ayat yang tersirat bisa kita dapatkan dengan mentadaburi ayat-ayat kauniyah yang salahsatu caranya adalah dengan mempelajari fenomena-fenomena alam beserta ayat-ayat sains yang sesuai dengan setiap fenomena tersebut.

Dengan langkanya pengkajian khusus tentang ayat-ayat sains Al-Qur’an ini, maka kami sengaja mengadakan Grand Seminar tentang Ayat-Ayat Sains dalam Al-Qur’an dengan harapan seminar dapat meningkatkan keimanan peserta dengan materi yang ada ada di dalamnya.

www.EnsiklopediaAlquran.com

 

Pengunjung Juga Mencari:

  • ayat sains